Istilah PPN berasal dari istilah bahasa Inggris ‘Value Added Tax (VAT)’ atau dalam bahasa Indonesia disebut Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Istilah ini berasal dari bahasa Prancis Taxe sur la Valuer Ajouteé (TVA). Penggagas istilah ini adalah Maurice Lauré.


Kerangka dasar dari terminologi PPN adalah nilai tambah (value added), yaitu pajak yang dikenakan atas pertambahan nilai (tax on value added) dari keseluruhan transaksi dalam tahap produksi dan distribusi. 


Untuk lebih jelasnya silahkan klik link berikut https://news.ddtc.co.id/mengapa-dinamakan-pajak-pertambahan-nilai-19307