RUU OMNIBUS LAW PERPAJAKAN


Melalui pengesahan undang-undang baru yang disebut Tax Cuts and Jobs Act (TCJA) pada tanggal 22 Desember 2017, salah satu poin yang menjadi sorotan adalah klaim perubahan sistem pajak AS dari worldwide ke territorial, walaupun hanya jenis penghasilan tertentu saja yang bersumber dari luar negeri yang tidak dikenakan pajak.


Adapun jenis penghasilan tertentu yang dibebaskan tersebut, adalah pajak atas dividen dari luar negeri yang diterima oleh wajib pajak dalam negeri AS. Dengan kata lain, sistem pajak territorial di AS tidak berlaku untuk semua jenis penghasilan luar negeri. Namun, hanya terbatas atas jenis penghasilan tertentu. Dalam konsep, sistem ini dikenal dengan istilah sistem pajak hybrid territorial.


Langkah yang dilakukan AS untuk beralih dari sistem pajak worldwide menjadi sistem pajak territorial bukanlah yang pertama. Sebelumnya, UK dan Jepang telah lebih dulu “hijrah” dari worldwide ke territorial. Sama halnya dengan AS. Sistem pajak territorial yang diterapkan UK dan Jepang bukanlah sistem pajak territorial murni sebagaimana termaktub dalam konsepnya. Kedua negara ini menganut sistem pajak hybrid territorial.


Untuk lebih jelasnya silahkan klik link berikut https://news.ddtc.co.id/menyambut-sistem-pajak-hybrid-territorial-di-indonesia--19417